Kamis, Mei 30, 2013

Ia...

“Ia...”
7 April 2013

Serupa air membelai sahara
Serupa bulan menyapa gulita
Ia hadir...
Menawarkan simpul meneduhkan
Tak pernah kukira,
Tak pernah kuduga,
Ku temukan samudra seanggun itu
Bening,
Terang,
Meneduhkan,
Terkata dalam geming
Meski sering ku tabur garam sebelanga
Bahkan,
Terbalasku dengan seulas sahaja,
Mengagumkan...
Mengalun perih,
Perlahan terpuput sang bayu
Terganti pantulan siluet lembayung
Menoreh dispersi mewarna
Nan tak lagi sama
Tak pernah kukira,
Tak penah kuduga,
Ku temukan simpul penawar duka
Terlalu ku malu
Kala ku padu siluet daku
Tak pernah setara
Takkan setara
Terlalu tinggi untuk mengundak purnama
Sinarnya terang
Menyinari sudut pekat
Tanpa sekat
Ah,
Barangkali tiada pandai ku becermin
Buaksa serupa semai
Maafkan lisan yang tak pandai berkata
Awak pun tiada bergerak
Tuhan,
Sampaikan ucap kasihku padanya...


 

Blogger news

Blogroll

About