Selasa, Maret 12, 2013

Jalan Cinta

“Jalan Cinta”
Isma Az-Zaiinh

Jalan cinta...
Cinta
Hadir di luar terkira
Terbiar
Memasuki pintu hati tiada berpagar
Dalam kepergian sadar
          Cinta
          Telanjur ku masuki istanamu
          Nan bergapurakan hati berbunga
          Khayal diri sesempurna raga
          Laksana titik cahya, tertenagh kelam
          Indah....
Cinta
Ia kah pembawa bahagia?
Terpeluk keangkuhan derita?
          Terada air mata
          Menyapu tawa dalam relung jiwa
          Sejenak hasrat meronta
          Hendak hati menyibak tirai air mata...


Sahabat...

Sahabat...
Isma Az-Zaiinh

Sahabat...
Fajar mempertemukan kita
Dalam bingkisan semu yang merona
Hangat,
Hening,
Menyimpan cahaya yang kita damba
          Sinanya mengalir
          Awan pun berarak
          Mencipta siluet biru
          Menoreh wana yang tak lagi satu
          Indah,
Biarlah,
Biarlah cahaya itu mengukir bayang-bayang yang akan kita rindu
Mematri dalam kalbu
Syahdu,
Hingga tak ada lagi celah untuk cela
Kita apa adanya
Mengalir,
Menempa diri dalam terik yang pelik
Dalam gerimis yang mengikis
Menciptakan diorama waktu
Seakan sedetik pun tak ingin berlalu
          Sahabat,
          Terima kasih
          Menjadikan fatamorgana itu nyata
          Menyimpul ikatan karena cinta-Nya
          Berlari,
          Mengejar cahaya nan tak terkunci
          Peluh itu tak lagi berarti
          Karena oase telah menanti
Sinarnya mengalir
Awan pun berarak
Tuk merangkai irama
Dalam dawai bersahaja
Meliuk,
Tinggi rendah memahat jiwa
Itu indah
Indah kawan
Seindah senja
          Yang datang tanpa kita minta
          Ronanya tak lagi hangat
          Semburat hening menyapa pekat
          Simpan butiran bening itu kawan
          Kerlip indahnya menanti
          Mentari akan hadir kembali
          Melukis kisah kita yang abadi
Jadikanlah,
Pertemuan kita yang berawal
Takkan penah berakhir...


 

Blogger news

Blogroll

About